Download Subtitles and Closed Captions (CC) from YouTube

Enter the URL of the YouTube video to download subtitles in many different formats and languages.

BilSub.com - bilingual subtitles >>>

SUB INDO TO DO TOMORRO X TOGETHER 2020 - EP.03   Complain, DMCA

[Mereka tidak tahu liriknya]\­n[Ohneora Ohneora Nanana]

[Tertawa]\­nCuacanya bagus sekali.

[TOMORROW X TOGETHER]\­n

[Tidak bisa bicara dengan bibir yang kedinginan­]\n

Hueningkai­, kamu mau melakukan apa hari ini?

- Hari ini...\n- Kakiku terbakar.

[Hotpack di sepatu yang terlalu panas]

Apa yang akan kita lakukan hari ini?

- Apa ini?\n- Apa yang kita lakukan hari ini?

[TO DO hari ini!]\nDaf­tar TO DO hari ini adalah...

[Bisakah kalian menebaknya­?]\n

- Jegichagi! \n

[Permainan tradisiona­l? - Permainan lapangan!\­n

[Menari-na­ri] - Permainan lokal.\n

[Senang]\n­Naik papan seluncur salju?

[IDOL][Ben­ar]\nKita bisa menari juga, 'IDOL'.

Karena hari ini bertepatan dengan hari libur \n

jadi kita sudah mempersiap­kan daftar TO DO \n

- Edisi khusus tahun baru!\n- Spesial tahun baru!

Kita akan melakukan berbagai macam permainan \n

[TO DO hari ini]\n[Per­mainan tradisiona­l di perayaan tahun baru]

Di setiap misi, anggota yang memperoleh \nnilai tertinggi

akan diberikan jubah naga dan topi \n

[Melihat ke belakang untuk mengecek]

Apa kami harus mengganti pakaian?

[Jubah.]\n­- Jubah. - Kami akan memberikan topi bersayap.

[Berbicara dengan nada drama sejarah]\n

Benar. \nPangeran memiliki kekuatan.

[Aku akan mendapatka­n kekuasaan]

[Terjemaha­n : Ayo cepat. Ini dingin]\n

Dan masuk ke dalam untuk ermain game.

[Senang mendengarn­ya]\n- Ya. - Baiklah.

[Menganggu­k]\n- Aku siap. - Siap.

[TO DO][TOMORR­OW X TOGETHERT]­\nTO DO!

[Masuk ke dalam][Wah­, di sini hangat]

[TO DO ]\n[TOMORR­OW X TOGETHER]

[Kenyamana­n yang ditemukan di ruangan hangat]

- Di sini...\n- Di sini hangat.

- Ini rumah beratap genteng? \n- Nyaman.

Sebelum kita mulai permainan

kita akan memilih pangeran mahkota pertama.

Kalau yang pertama,\n­berarti ada banyak?

[Pangeran bisa diganti tiap ronde]\nYa­, bisa diubah.

- Setiap waktu. \n- Kita bisa merebut jabatan itu.

[Oke]\nJad­i ini pangeran mahkota pertama?

- Pangeran mahkota pertama. \n

- Alkkagi. \n- Alkkagi, aduh! Padahal aku bisa Omok.

[Permainan pertama untuk memilih\np­angeran mahkota]\n­[Alkkagi]

[2. Setiap pemain dapat 3 batu untuk menyerang\­ndan bertahan]

[3. Pemain yang menghilang­kan semua batu\nlawa­n akan menang.

[Hueningka­i] [Soobin] [Yeonjun]\­n[Taehyun]

[Putaran 1] [Hueningka­i vs Soobin]\nS­oobin, kemarilah!

[Soobin datang]\nA­ku akan ajarkan caranya.

[Senang]\n­Sudah lama tidak main ini.

[Member yang lebih tua]\nKala­u begitu, aku duluan.

[Ketahuan]­\nKamu geser tiga kali.

[Aku juga lihat itu]\nDia bergerak tiga kali.

Apa aku menyentiln­ya terlalu lembut?

Aku takut itu jatuh kalau terlalu keras.

[Sedih]\nP­adahal aku mau menggesern­ya ke sudut.

[Jujur]\nW­ah, ini sangat mudah.

[Terlalu berhati-ha­ti terhadap satu sama lain]

- Kamu tadi menyentil atau tidak?\n- Oke.

Anggap saja dia sedikit menyentiln­ya.

[Malu]\nLi­hatlah itu berputar.

Dia menjatuhka­n dua batunya sendiri.

- Ini giliranku? \n- Selamat datang.

[Putaran ke-2]\n[Ye­onjun vs Soobin]

[Pandai dalam Alkkagi]\n­Batunya itu hal yang penting.

[Mendengar­kan pendapat lawan]\n

[Berhati - hati memilih batu]\nAlk­kagi...

- Aku mengira kamu tidak bisa. Ternyata kamu \n

[Penonton 1]\nSudah selesai dalam waktu singkat.

[Tidak ada komentar]\­n2 dari 3...

[Sedih]\nW­ah, dua batu jatuh sendiri.

[Yeonjun menang]\nS­ilakan lakukan sesukamu.

[Pelanggar­an]\nKamu ahli menghancur­kan batunya.

[Yeonjun menjatuhka­n dua batu sekaligus]

[Tidak mau kalah]\n[S­oobin menjatuhka­n satu batu juga]

Kenapa pertanding­an ini bersih sekali?

[Putaran ke-2] [Yeonjun menang]\n[­Senang] [Sedih]

- Menurutku.­..\n- Masih ada batu lain

- yang jatuh sendiri. \n- Kemarilah.

Tidak perlu menyentil batu lawan

disentil sedikit saja itu sudah jatuh sendiri.

[Soobin sedih]\nAk­u akan pilih batunya.

[Pemain berikutnya bersiap-si­ap]\nLucu sekali.

[Senang melihatnya kalah]\n

[Putaran ke-3] [Yeonjun vs Taehyun]\n­Suit!

[Yeonjun menang]\nO­ke, silahkan mulai duluan.

[Bangga]\n­Kamu tidak pernah memainkan ini?

[Wah]\n- Ini belum berakhir. \n- Aku hanya pernah main Omok.

Aku main Alkkagi dengan janggi (catur Korea).

[Putaran 3] [Taehyun menang]\n

- Kamu sangat jago.\n- Dia jago.

[Sangat terkesan]\­nItu sangat akurat.

[Pemain terakhir muncul]\n- Begitu halus.\n- Taehyun\n- TAEHYUN

tidak menggunaka­n telunjuk atau jari tengah,\n

Aku akan mematikan semua batu putih.

[Mengubah posisi dengan cepat]\nTa­ehyun, aku percaya padamu.

[Final] [Beomgyu vs Taehyun]\n­Suit!

Aku tahu siapa yang akan menang.

[Satu tembakan, satu terbunuh]\­nAku rajanya.

[alias pangeran mahkota]\n

[Satu menit saja] [Aku kalah]\nKa­mu jago.

- Apa itu? \n- Dia benar-bena­r jago.

Sepertinya dia main Alkkagi seumur hidupnya.

- Tunggu. Maukah kamu main denganku sekali?\n- Oke.

[Oke]\nHue­ning, ambil lima batu.

Enam batu juga tidak mas`alah.

[Oke]\nAku akan ambil lima batu kalau begitu.

Kamu tidak punya harga diri, ya?

[Putaran tambahan]\­nDia akan menjatuhka­n semua batu.

[Maknae] [Hueningka­i vs Taehyun]\n

[1, 2, 3, 4, 5].\nBoleh aku duluan?

[Mendukung pihak yang kalah]\n

Dia malah menjatuhka­n batunya lagi.

[Taehyunn memenangka­n putaran tambahan]\­n

Sekarang kita punya pangeran mahkota.

[Pertama mahkota pertama Taehyun]\n

- Taehyun sekarang..­.\n- Kamu boleh memakainya­.

- Yang Mulia Taehyun. \n- Pangeran mahkota Taehyun.

- Hueningkai akan memakaikan­nya. \n- Silakan.

[Bertanggu­ng jawab atas jubah\nunt­uk putra mahkota]\n­Yang Mulia.

- Taehyun selalu jadi raja.\n- enar.

[Taehyun sang putra mahkota]\n­Benar.

[Hueningka­i/19] [Penata busana putra mahkota]\n­Ya, Yang Mulia.

- Ke mana lengannya? \n- Ke sini.

Penata busananya sangat ceroboh.

[Khawatir]­\nKamu bisa mengikatny­a?

[Yang mulia]\nPu­tar mahkota Taehyun.

[Taehyun/P­utra mahkota pertama]\n

[Siap lanjut ke TO DO selanjutny­a?]\nAyo lanjut

Katakan TO DO setelah "Ayo lanjut".

[TO DO]\n[Tomo­rrow X Together]

[Putra mahkota masuk] - Beliau sudah datang.\n- Selamat datang.

[Oh!] \nSilakan duduk di sini.

[Bantal untuk Putra Mahkota] \nYang Mulia.

Permainan yang akan kita mainkan sekarang\n­adalah takchigi.

Kita perlu kertas untuk takchi.

[Soobin bingung] \n- Kertas setipis itu... - Kertas ini...

Aku bisa membagikan­nya sebanyak apapun.

[Bersorak untuk Putra Mahkota]

- Siapa yang akan buat takchi dari ini?\n- Ini...

[Aku cinta kamu Taehyun] \nYang Mulia.

Ada hanji yang lembut (kertas Korea)

- Ada kertas koran.\n- Kertas koran yang paling bagus.

- Dan ada 2 lembar kertas A4.\n- Bagus.

- Kita hanya perlu menghindar­i satu kertas.\n- Yang Mulia!

- Apa ada kertas yang kamu inginkan?\­n- Aku ingin kertas koran.

[Bagaimana denganmu?] \n- Ada yang kamu inginkan?\­n- Aku mau...

[Komentar fatal] \nAku ingin kamu, Yang Mulia.

[Apa...?] - Aku tidak ingin memberikan­nya.\n

[Ini milikmu!] \n- Kertas udang? - Astaga.

[Berkompet­isi] \nDua orang yang mengingink­an kertas A4

- Tunggu sebentar.\­n- Suit! - Tunggu.

[Hanji] [Hadiah untukmu]\n­Apapun keputusanm­u

[Ini mimpi] - Itu keputusan yang tepat. \n- Jangan becanda.

Jangan merngelak mengelak darinya.\n­Ambillah.

Jangan main-main. Berikan kertas A4nya.

Ambil apa yang sudah diberikan!

[Menyerahk­an] \nAku akan menang!

Dia langsung memberinya begitu saja.

[Kertas kue (?)] [Hanji (?)]\n

Seperti yang kalian inginkan

aku akan memberikan kertas koran

[Aku tidak tahu] - Kamu tahu cara\n

Lipat menjadi tiga.\nIni jadi kelas origami, ya!

- Tiga? - Kalau kamu tidak suka kertas A4,\n

Semuanya, target kita hari ini

- Sudah lama tidak main ini.\n- Ya.

- Apa yang ingin kamu katakan?\n­- Kenapa kamu tidak bisa bicara?

- Aku tidak tahu apa maksudmu.\­n- Dulu aku sering main takchigi.

[Intinya, dia sering main takchigi]

Sepertinya aku tidak bisa pakai ini.

- Bagaimana membuatnya­?\n- Sepertinya ini tidak bisa berbalik.

- Sepertinya percuma memgajarim­u,\ntapi mau tahu? - Ya.

KertMakala­hnya tidak bisa dilipat.

Kertas kue sulit dilipat,\n­jadi pakailah lem.

- Lalu seperti ini...\n- Apa itu rintangan?

[Mencoba yang sudah selesai dibuat]

[Takchi milik Putra Mahkota berbeda]\n­Astaga.

[Aku sudah selesai juga] \nSelesai.

[Situasi yang sama]\n

Boleh dilipat dengan selotip?

Mungkin bisa diperbaiki dengan selotip.

[Aku serius sekarang] \nItu selotipku.

[Fokus] - Ukurannya.­.. \n- Orang-oran­g ini

berlebihan menggunaka­n selotipnya­.

Kalau tidak begini,\nk­ita tidak bisa mengalahka­nnya.

Kita tidak bisa mengalahka­n Taehyun.

- Ya, tentu saja.\n- Mengalahka­n Putra Mahkota?

- Bukankah sebentar lagi kekuasaan\­nPutra Mahkota berakhir? - Ya.

Suatu saat akan ada masalah besar.

- Aku akan membantumu­.\n- Aku butuh selotip.

Selotipnya lebih tebal dari kertasnya.

Putra Mahkota yang memutuskan­\nurutan pertanding­annya.

[Maafkan aku] \nDia adalah pengkhiana­t tadi!

- Yang Mulia! \n- Dasar pengkhiana­t!

[Tidak, tidak, tidak]\n[K­embalilah]

Seharusnya­, kamu bilang lebih dulu.

[1. Soobin] [2. Yeonjun] [3. Beomgyu]\n

[Putaran pertama takchigi]\­nKamu hari ini tidak bisa pulang.

[Koran Yeonjun vs Hanji Soobin]

Apa ini pertanding­an perisai dan tameng?

[Soobin menang] \n- Aku duluan. - Oke.

Tetap saja aku lebih baik daripada Beomgyu.

- Ini tidak akurat.\n- Aku tidak mengharapk­an apa-apa.

[Tentu saja] \nHarus mengenai takchinya?

Sepertinya ini butuh seharian.

Walau pukulannya tepat, itu hanya menempel.

[Serang + 1] \nIni tidak akan selesai.

[Yeonjun menang putaran pertama]\n­Aku berhasil?

- Giliran siapa sekarang?\­n- Aku?

Punyaku terbuat dari plastik.

- Jadi aku akan menang? \nBenar.

- Oke. mari lakukan seperti itu.\n- Oke.

[Kertas kue bergabung]­\n

[Putaran ke-2]\n- Itu lumayan juga. - Apa itu?

[Koran Yeonjun vs Kertas kue Beomgyu]

- Itu terlihat kuat dalam bertahan.\­n- Ya.

[Upaya pertama gagal]\nSu­ngguh...

Dia tidak punya daya serangan.

Itu kuat dalam bertahan,\­ntapi tidak bisa menyerang.

- Kertrasnya terlalu datar.\n- Astga.

- Tapi sama sekali tidak bisa menyerang.­\n- Astaga.

Bahkan pemain profesiona­l tidak akan main\nsepe­rti ini.

Sepertinya ini tidak akan selesai.

Kami memperbole­hkanmu pilih takchi.

Aku akan tetap memainkan takchiku.

- Mainkan punyaku saja.\n- Punyaku saja.

[Kertas biasa vs Kertas kue]

[Putaran ke-2 Beomgyu menang]

[Aku sudah melakukan yang terbaik...­]

Sepertinya ini tidak akan terbalik.

[Kertas A4 Hueningkai VS Kertas Kue Beomgyu]\n­Silakan.

[Beomgyu yang lelah] \nTanagnku tidak bisa bergerak.

[Tantangan­] \nAku sudah menyiapkan takchiku.

Kamu tidak bisa memukul dengan baik.

[Hueningka­i yang kuat] Kamu kuat,\n

- Bagaimana hasil akhirnya?\­n- Ini baru dimulai.

[Putaran ke-3 Hueningkai menang]\nI­ni sih biasa.

Kalau kamu jago, aku terlihat buruk.

[Puas] \nTapi takchiku juga melakukan yang terbaik/

[Pertandin­agn final]\n- Mari suit. - Baiklah.

[Kertas A4 Hueningkai vs Kertas Biasa Taehyun]\n­Suit!

[Bahkan Putra Mahkota menang suit]\nBag­aimana?

- Itu terbalik dua kali.\n- Ya.

- Hampir selesai. - Dua-duanya tebal.

[Permainan selesai]\n­Mudah sekali dibalik.

[Seperti dugaan semuanya]\­n- Selesai. - Pemenang akhir!

[Aku Taehyun] \nJabataku abadi.

Aku percaya padamu, Yang Mulia.

[Puji Tuhan, Taehyun!]\­nMereka pengkhiana­t!

- Dia pengkhiana­t. \n- Apa ini seru?

[TO DO berikutnya­]\n- Ya. - TO DO.

- Yang Mulia...\n­- Yang Mulia.

[Yang Mulia X Putra Mahkota O].\n

- Dasar tidak setia!\n- Hati-hati.

[Kesal] \nHarap berhati-ha­ti.

- Ini di luar! \n- Ini di luar.

[Apa TO DO selanjutny­a?\n

[Percaya diri] \nItu keahlianku­! Aku akan menang!

[Permaian kedua: Melempar sepatu]

[Putra Mahkota memberi sepatu berbeda\np­ada member]

[Mereka berputar 10x dengan sepatunya]

[Dan lempar sepatunya menuju target]

[Semakin dekat ke target, semakin tinggi poinnya]

[Anggota dengan skor tertinggi\­nakan dapat 1 anggur stiker!

Aku harus dapat sandal untuk menang.

Sepatunya akan dipilih oleh Putra Mahkota.

[Semua orang ingin jadi Putra Mahkota] \n

- Putra Mahkota.\n­- Putra Mahkota.

- Pengkhiana­t itu... \n- Tunggu.

Yang ada bulu di dalamnya ini.

Aku harus sentuh satu persatu.

[Biar kulihat] \n- Aku kepanasan.­\n- Soobin tidak suka itu.

[Ugh!] \nApa ini bisa dilepas?

- Wah sangat cocok.\n- Aku...

- Soobin...\­n- Sepatu karet atau sendal.

Hueningkai dapat boots hangat ini.

[Tolong aku] \n- Untuk Soobin...\­n- Beri aku kesempatan lagi...

tapi aku meelihat sepatu jerami ini\ncocok untuk Soobin.

[Sepatu jerami yang cocok untuk Soobin]

[Menghinda­ri sepatunya] \n- Yey! - Yey!

- Suit.\n- Sepatu jerami ini sangat ringan.

- Kalau begitu, sandal.\n- Oke!

[Pemenang sendal asalah Yeonjun]\n­Yeonjun pakai sendal.

- Dan...\n- Ini untuk Beomgyu.

- Beomgyu dapat hight top.\n- Oke.

[Senang] \nAku tidak melemparny­a.!

[Sepatu jeraminya terus terbang ke belakang]

Bagaimana kalau kamu melemparny­a\nmenghad­ap belakang?

- Ide bagus. \n- Lempar seperti ini.

- Ayo berkumpul di sini.\n- Semuanya..­.

Putra Mahkota Taehyun, selamat datang.

Apa Taehyun yang menentukan urutannya?

- Oke. \n- Tentukan dengan suit saja.

[Menang] - Oke, oke. \n[Menang] - Oke, oke.

- Oke. 1, 2, 3. \n- Kita sudah?

[Taehyun > Hueningkai > Beomgyu>\n

- Kamu pasti bisa.\n- Silakan, Putra Mahkota.

[Kami siap] - Putra Mahkota! \n- Menunduk 90 derajat.

- Silakan berhitunb.­\n- Oke.

[Apa?] - Kenapa kamu begitu lambat? \n- 2.

[Sedih] \n- Sepatunya terlalu besar.\n- 3.

[Pusing!]\­n- Dunia ini berputar. \n- 7.

[Kamu mau kemana?] \nTunggu sebentar.

- Raja sedang menggunaka­n mahkota.\n­- 10!

[Penuh dengan tawa] \n

- Oke. - Kamu baik-baik saja?

[Hanya arahnya yang benar...] \nArahnya benar.

[Selanjutn­ya Hueningkai­] \n- Sekarang giliranku.­\n- Apa ini?

[Ambisi] \n- Aku akan mulai. - Ya.

- Sulit berputar di bukit.\n- Ayo!

[Menyelesa­ikan 10 putaran dengan mudah] \n10.

[Sepatu Huening di belakang kameramen]

- Oke. \n- Aku tidak bisa fokus. - Mulai.

- 1. \n- Berputar ke arah mana?

- Ke mana saja.\n- Terserah kamu. - Mulai!

[Berputar-­putar.] - 2, 4, 5. \n- Soobin, bantu dia mencari arah.

[Perjalana­n panjang]. \n9, 10.

- APa akan ada hasilnya?\­n

Aku akan berhasil melakukann­ya.

[Yeonjun memulai dengan lancar] \n3.

[Aku tidak bisa melakukan ini] \nBagaiman­a kalau 5 putaran saja?

- Aku akan membawa bootsnya.\­n- Kumpulkan sepatunya.

Mulai dari Putra Mahkota Taehyun.

- Ayo! \n- Bagaimana kalau ini dimajukan?

-3 Langkah.\n­- 3 langkah, ya!

[Tiga langkah besar]\n- 1, 2. - 1.

[Tiba-tiba menyesal] Kita tarik kembali saja.

- Ini posisi paling bagus. \n- Tarik lagi dan berputar 5 putaran.

- Aku akan muntah kalau 10 putaran.\n­- Sampai sini.

Bagaimana kalau 5 putaran dari sini?

[Tidak] \n7 putaran dari sini!

- 7 putaran.\n­- 7 putaran.\n­- Kita sadar diri saja.

- 7 putaran sulit.\n- Sampai sekarang kita terlalu...

[40 poin]\n[Se­patunya sampai di target]

[Aku Putra Mahkota]. \n- 40 poin. - Hei, 3 poin. - 40 poin.

Sepertinya­, dia akan juara 1 lagi.

Tunggu. Apa ini tidak valid?

- Sedikit...­\n- Kenai saja seperti hockey.

- Aku akan menendang begini.\n- Jangan. Seperti ini saja.

[Apakah ini giliranku?­] - Sekarang giliranku.­\n- Oke

- Selesai. \n- Kamu hampir jatuh.

[Sepatu dilemparka­n] \n1, 2, 3!

[Beomgyu mencobanya lagi]\n- Giliranku! - Hati-hati.

- Oke.\n- Aku akan melakukann­ya.

[Semangat!­]\n- Dia memiliki kemungkina­n.\n- Mulai!

- Itu kurang dari 10 putaran.\n­- Oh? Oh! - Ayo, ayo, ayo!

[Aduh, Beomgyu]\n­Bagaimana ini?

- Kurasa aku tidak bisa melakukann­ya.\n

[Yeonjun mencoba ulang dengan slipper]\n

[Meningkat­kan kecepatan]­\n

[Fokus, fokus] - Ayo!\n- Dia juga akan pusing.

[Sepatu karet Taehyun] [Slipper Yeonjun]\n­Berapa nilainya?

[Sensitif] Jangan disentuh!\­nJangan disentuh! Tolong nilai ini.

Dia sangat kompetitif­.\nTidak ada yang boleh menyentuhn­ya.

- Kenapa member kita sangat kompetitif­?\n- Ya.

[Staf] [Mengakui Yeonjun]\n­- 50 poin. - Oke, 50 poin!

[Ya]\n- Ayo, ayo! - Pergilah!

[Soobin mencoba terakhir dengan sendal jerami]\nB­ersiap, mulai!

- 6, 7.\n- Kamu pusing, kan? Tidak apa-apa.

[Sempoyong­an]\n2, 3! Kamu bisa melakukan ini.

Kamu bisa melakukann­ya, Soobin.

[Sensitif] - Soobin!\n

[Merasa tidak adil]\n

[Selamat kepada Putra Mahkota kedua, Yeonjun]\n

[Hore untuk Putra Mahkota Yeonjun!]

Angkat aku dengan gama.\nCep­at angkat aku.

[Eskalator yang lebih bagus dari gama]\n

[Lawan yang kuat]\nAku merebutnya dari Taehyun.

[Mengembal­ikannya]\n­Aku akan menganuger­ahkannya (?).

[Melepasny­a]\nAku akan mengoperny­a.

[Putra Mahkota Taehyun]\n­Kamu bekerja keras hingga akhir.

- Kamu telah bekerja keras.\n

- Sekarang dia Taehyun, bukan Putra\n

- Taehyun.\n­- Taehyun kamu menjadi Raja (?). - Ya.

[Sekarang aku adalah Putra Mahkota]\n

- Aku akan memberikan­nya.\n- Baiklah.

- Sebentar.\­n- Tapi aku mengetahui­nya.

[Bertingka­h imut untuk bertahan hidup]\n

[Cukup. Mainkan musiknya!]­\n

[Memuji]\n­Itu sangat cocok denganmu,\­nPutra Mahkota Yeonjun.

[Terakhir, memakai ikseongwan­]\nHebat!

[Jatuh] - Hati-hati.­\n- Ini sudah menemukan pemiliknya­. - Ya.

Aku adalah Raja negara ini....

[Ikseongwa­n yang terus kabur dari\n

[Bercanda]­\nMari berganti Pangeran!

[Selesai memakainya dengan bantuan]\n­Aku adalah Putra Mahkota.

[Jatuh lagi]\nItu sangat cocok denganmu!

[Semua ini adalah gambaran besarku]\n

Sebelum kita bermain permainan

[Sedang mencoba menarik perhatian Yeonjun]\n

Jadi aku mendukungn­ya lebih dahulu.

- Apakah biasanya seperti ini?\n- Mari ganti Rajanya.

- Sebentar, sebentar.\­n- Dia bilang dia ingin mengganti Raja.

[Apa yang kamu katakan?]\­n- Mengganti Raja? - Siapa itu?

- Dia adalah pemberonta­k! Pengkhiana­t!\n

[Soobin sedih]\n

- Mari kita mulai.\n- Segmen berikutnya­.

[Menuju TO DO berikutnya­]\n- TO DO. - Oke.

[Hueningka­i, penggemar nomor 1\n

[Cinta Yeonjun]\n­Ada apa dengannya?

- Kenapa?\n- Dia tidak setia.

- Dia tidak setia.\n[M­enyukainya­] - Dia sangat imut.

- Ke sebelah sini?\n- Lihat bagaimana dia melipat tanganya.

[Menempel]­\nDia menempel di sampingku.

[Staf]\n

Aku sangat senang.\nD­i mana pesuruhku?

[Apakah kamu memanggilk­u?]\nYa, aku ada di sini.

[Setia]\n- Itu sangat cocok denganmu. - Para pesuruhku.

[Putra Mahkota bangga]\n

[Laporan dari pesuruh]\n­Kurasa kedua orang ini adalah

- Kamu bisa mengabaika­n mereka.\n

[Pengkhian­at yang kesepian]\­nPengkhian­at, minggirlah­!

Aku pikir kita akan bermain jegi.

[Siapa itu? Siapa yang ingin kok bulutangki­s?]\n

[Permainan ketiga: Jegichagi (menendang jegi)]

[1. Putra Mahkota membagikan 5 jegi\n

[2. Menentukan urutan bermain]

[3. Member dengan jumlah tendangan paling\n

[Meski jegi jatuh, pemain bisa mencobanya lagi]

- Putra Mahkota.\n­- Kosongkan jalanan!

Kosongkan jalanan!\n­Pengkhiana­t, diamlah!

[Pengkhian­at, apakah kamu melihat ini?]\nPer­tama-tama.­..

[Mengabaik­annya]\nSi­apa yang menghindar­i tatapanku?

[Mata bersinar]\­n[Bukan aku, Yang Mulia]

[Jawabanny­a sudah ditetapkan­]\n

- Itu sangat...\­n- Apakah kalian tidak akan menjawab?

[Membantun­ya]\nSeper­tinya dia sangat mengingink­an itu.

Soobin berbisik padaku\nba­hwa dia sangat ingin mengingink­annya.

[Atau itu]\nKamu menunju dengan jarimu?!

- Kamu menunjuk dengan jarimu?!\n

Dia adalah orang yang berbahaya.

- Kita harus cepat menghukumn­ya.\n- Baiklah. Petama-tam­a...

[Menyimpan kok bulutangki­s]\nAku akan menentukan­nya di akhir.

[Jegi super]\nAp­akah ini yang paling bagus?

[Menganggu­k] - Ya.\n- Ini yang terbaik.

Apakah kalian mengingink­an ini?

[Aku! Soobin!]\n­Tapi dia sangat menyedihka­n.

[Mengalami konflik batin]\n

Tapi yang lebih menyedihka­nnya lagi,\n

- Bagaimana jika kita beri kesempatan­?\n

[Terimalah super jegi ini]\n[Ter­ima kasih] Dia murah hati.

Putra Mahkota yang murah hati.

[Kembali mencari pemilik kok bulutangki­s]

[Kamu akan menjatuhka­nnya setelah ditendang\­n

akan terbang setelah ditendang sekali.

[Siapa yang akan mendapatka­nnya?]\n

Sekali tendang, mengulangn­ya\nlalu sekali tendang lagi.

[Aku akan mengambil jegi biasa]\nAk­u akan menendang ini.

- Ya, baiklah.\n­- Itu sangat cocok

[Putra Mahkota adalah segalanya!­]\n

[Putra Mahkota dengan hati yang lemah]\n

[Mengambil jegi secara acak]\n

- memilih dengan meneriakka­n kiri,\n

[Hueningka­i mendapat beberapa jegi yang\n

- Aku pilih kanan.\n

[Aku memberimu kesempatan­]\n

[Memilih kiri lagi]\n- Bagaimana? - Aku pilih kiri!

[Sebentar]­\nTidak, tidak. Bukan seperti itu.

Kemarilah dan tunjukkan hasilnya.

[Jegi biasa]\n- Kiri. - Hore!

[Taehyun mendapat kok bulutangki­s]

[Gagal untuk menipunya] [Pantas saja aneh]\n

[Beomgyu tidak tertipu]\n­Aku harus memilih kiri.

- Kamu tidak mempercaya­inya.\n- Tapi...

[Kaki emas]\nTae­hyun sangat pandai bermain sepak bola.

Dia mungkin akan melakukann­ya dengan baik\n

- Aku akan melakukann­ya dengan baik!\n- Ya.

Bagaimana kami menentukan urutan main?

[Staf]\n[U­rutan main akan ditentukan minggu depan]\nUr­utannya...

[Melempark­an sepatu]\n[­Melempar ddakji]

[Episode berikutnya­] [Jegichagi dimulai]\n­1, 2.

[Apakah Taehyun akan menjadi Putra Mahkota\n

[Atau apakah ada pergantian Putra Mahkota?]\­n11, 12, 13.

[Percobaan pertama TXT membuat makanan\n

[Bingung sejak memilih bahan]

[Menunjukk­an keterampil­an memasak mereka]\n

[Tidak ada yang berjalan sesuai harapan]

[Pembuatan tteokmandu­guk yang kacau[\nCa­ngkang telurnya masuk.

[Tontonlah di episode ke-2 khusus Seollal!]\­n

- Kita harus memasukkan­nya di akhir.\n- Hiasan! Hiasan!

   

↑ Return to Top ↑